ESSAI UNTUK BEASISWA KSE
Pendidikan
merupakan hal yang penting. Namun tidak banyak yang mengetahui akan hal ini.
Khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu, mereka menganggap bahwa pendidikan
di tingkat SMA saja sudah cukup. Mereka mempunyai anggapan seperti itu karena
besarnya biaya di tingkat perguruan tinggi dan kurangnya pengetahuan mengenai
pentingnya pendidikan di masa yang akan datang. Contohnya saja di desa saya,
yang melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi hanya sekitar 30%. Bahkan kejadian
tidak bisa melanjutkan kuliah hampir menimpa saya. Saya hampir tidak bisa
kuliah karena UKT saya besar yaitu 4,6jt per semester. Untuk kalangan orang
seperti saya itu adalah uang yang sangat besar, terlebih lagi saya hanya
mempunyai satu orang tua yaitu ibu. Ayah saya sudah meninggal. Namun, hal ini
tidak membuat saya lemah dan putus semangat. Justru hal ini membuat saya
semangat untuk memperjuangkannya, bagaimana caranya saya tidak boleh putus
hanya karena masalah biaya. Berbagai cara pun saya lakukan, mulai dari mencari
informasi mengenai banding, beasiswa yang bisa saya peroleh, bahkan sampai
menghadap Kepala Biro Akademik dan Alumni di Rektorat. Semua cara ini saya
lakukan agar saya tidak berhenti sekolah, hingga akhirnya saya membuka facebook
dan memperoleh informasi mengenai banding. Tanpa pikir panjang saya langsung
sms ke nomer yang tertera disitu. Setelah 3 hari saya sms ke nomer itu, saya
mendapatkan sms untuk banding ke rektorat langsung. Saya pun langsung datang ke
rektorat bersama ibu saya untuk banding yang kedua kalinya, hingga akhirnya UKT
saya bisa turun dan saya bisa kuliah seperti sekarang ini. Namun, meskipun
begitu saya tetap harus mencari beasiswa untuk membantu biaya kuliah saya.
Karena saya hanya mempunyai satu orang tua yaitu ibu, sedangkan adik saya
sekarang masih sekolah di tingkat SMP yang membutuhkan biaya tidak sedikit.
Jadi, saya tidak mau putus kuliah hanya karena biaya, saya masih sangat ingin
kuliah. Selain itu, alasan saya mengajukan beasiswa ini karena beasiswa KSE
adalah beasiswa yang bukan hanya mendapatkan uang saja, namun juga akan mendapatkan
pengembangan diri. Pengembangan diri tersebut nantinya bisa digunakan dan
diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena pada dasarnya, setelah
lulus kuliah kita akan terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Nah, sebelum kita
terjun ke masyarakat, kita harus dibekali terlebih dahulu dengan skill atau
kemampuan diri dalam bersosialisasi di masyarakat. Di KSE ini, akan dibekali
dan difasilitasi untuk pengembangan soft skill tersebut. Sehingga, saya
mengajukan beasiswa ini, semoga saya bisa di terima oleh yayasan yang memegang
KSE ini. Jika saya diterima, saya akan berusaha dengan semaksimal mungkin agar
tidak mengecewakan yayasan KSE. Saya sangat berharap sekali bisa diterima agar
saya bisa meringankan beban ibu saya.
Saya
adalah mahasiswi jurusan Fisika MIPA. Banyak yang mengatakan bahwa jurusan
fisika MIPA itu sulit, baik dari segi mata pelajarannya maupun kelulusannya. Setelah
lulus kuliah pun bingung harus bekerja dimana. Namun, hal ini tidak membuat
saya menyerah ataupun berhenti, justru hal ini membuat saya tertantang untuk
mencobanya. Karena saya menyukai mata pelajaran fisika mulai dari SMP. Dan
setelah saya mencobanya selama satu semester, ternyata fisika itu menarik dan
membuat saya semakin penasaran kedepannya. Fisika berkaitan dengan tata surya,
hal ini juga yang membuat saya tertarik berada didalamnya. Contoh kecilnya saja
pada saat gerhana matahari tanggal 9 Maret kemaren, salah satu dosen fisika
melakukan pengamatan langsung menggunakan sebuah alat yaitu stetoskop untuk
mengamati terjadinya gerhana tersebut. Mengamati alam menurut saya adalah suatu
hal yang sangat indah dan salah satu rasa bersyukur kita terhadap sang pencipta.
Selain itu, saya ingin bekerja di BMKG. Nah, dengan masuk jurusan fisika ini saya
berharap saya bisa mewujudkan keinginan tersebut.
Setelah lulus dari fisika saya berencana
untuk melanjutkan S2 di ITB jurusan Astronomi. Saya memilih jurusan tersebut
karena saya ingin bekerja di BMKG, saya sangat ingin bisa melihat peredaran
alam semesta ini. Saya ingin belajar bagaimana cara memprediksi cuaca. Selain
itu, saya juga berencana untuk mencoba membuka sebuah bimbel yang akan mendidik
calon-calon penerus bangsa yang berprestasi di akademik maupun spiritual.
Karena orang yang pintar saja, tanpa diimbangi dengan spiritual akan menjadi
orang yang sombong. Jadi, saya ingin
membuka sebuah bimbel yang bukan hanya mengajar namun juga bisa mendidik.
Selain itu, saya juga bercita-cita menjadi seorang dosen tepatnya dosen mata
kuliah fisika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar