Sabtu, 30 April 2016

Essai Untuk Beasiswa KSE



 ESSAI UNTUK BEASISWA KSE

Pendidikan merupakan hal yang penting. Namun tidak banyak yang mengetahui akan hal ini. Khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu, mereka menganggap bahwa pendidikan di tingkat SMA saja sudah cukup. Mereka mempunyai anggapan seperti itu karena besarnya biaya di tingkat perguruan tinggi dan kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya pendidikan di masa yang akan datang. Contohnya saja di desa saya, yang melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi hanya sekitar 30%. Bahkan kejadian tidak bisa melanjutkan kuliah hampir menimpa saya. Saya hampir tidak bisa kuliah karena UKT saya besar yaitu 4,6jt per semester. Untuk kalangan orang seperti saya itu adalah uang yang sangat besar, terlebih lagi saya hanya mempunyai satu orang tua yaitu ibu. Ayah saya sudah meninggal. Namun, hal ini tidak membuat saya lemah dan putus semangat. Justru hal ini membuat saya semangat untuk memperjuangkannya, bagaimana caranya saya tidak boleh putus hanya karena masalah biaya. Berbagai cara pun saya lakukan, mulai dari mencari informasi mengenai banding, beasiswa yang bisa saya peroleh, bahkan sampai menghadap Kepala Biro Akademik dan Alumni di Rektorat. Semua cara ini saya lakukan agar saya tidak berhenti sekolah, hingga akhirnya saya membuka facebook dan memperoleh informasi mengenai banding. Tanpa pikir panjang saya langsung sms ke nomer yang tertera disitu. Setelah 3 hari saya sms ke nomer itu, saya mendapatkan sms untuk banding ke rektorat langsung. Saya pun langsung datang ke rektorat bersama ibu saya untuk banding yang kedua kalinya, hingga akhirnya UKT saya bisa turun dan saya bisa kuliah seperti sekarang ini. Namun, meskipun begitu saya tetap harus mencari beasiswa untuk membantu biaya kuliah saya. Karena saya hanya mempunyai satu orang tua yaitu ibu, sedangkan adik saya sekarang masih sekolah di tingkat SMP yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Jadi, saya tidak mau putus kuliah hanya karena biaya, saya masih sangat ingin kuliah. Selain itu, alasan saya mengajukan beasiswa ini karena beasiswa KSE adalah beasiswa yang bukan hanya mendapatkan uang saja, namun juga akan mendapatkan pengembangan diri. Pengembangan diri tersebut nantinya bisa digunakan dan diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena pada dasarnya, setelah lulus kuliah kita akan terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Nah, sebelum kita terjun ke masyarakat, kita harus dibekali terlebih dahulu dengan skill atau kemampuan diri dalam bersosialisasi di masyarakat. Di KSE ini, akan dibekali dan difasilitasi untuk pengembangan soft skill tersebut. Sehingga, saya mengajukan beasiswa ini, semoga saya bisa di terima oleh yayasan yang memegang KSE ini. Jika saya diterima, saya akan berusaha dengan semaksimal mungkin agar tidak mengecewakan yayasan KSE. Saya sangat berharap sekali bisa diterima agar saya bisa meringankan beban ibu saya.
Saya adalah mahasiswi jurusan Fisika MIPA. Banyak yang mengatakan bahwa jurusan fisika MIPA itu sulit, baik dari segi mata pelajarannya maupun kelulusannya. Setelah lulus kuliah pun bingung harus bekerja dimana. Namun, hal ini tidak membuat saya menyerah ataupun berhenti, justru hal ini membuat saya tertantang untuk mencobanya. Karena saya menyukai mata pelajaran fisika mulai dari SMP. Dan setelah saya mencobanya selama satu semester, ternyata fisika itu menarik dan membuat saya semakin penasaran kedepannya. Fisika berkaitan dengan tata surya, hal ini juga yang membuat saya tertarik berada didalamnya. Contoh kecilnya saja pada saat gerhana matahari tanggal 9 Maret kemaren, salah satu dosen fisika melakukan pengamatan langsung menggunakan sebuah alat yaitu stetoskop untuk mengamati terjadinya gerhana tersebut. Mengamati alam menurut saya adalah suatu hal yang sangat indah dan salah satu rasa bersyukur kita terhadap sang pencipta. Selain itu, saya ingin bekerja di BMKG. Nah, dengan masuk jurusan fisika ini saya berharap saya bisa mewujudkan keinginan tersebut.
Setelah lulus dari fisika saya berencana untuk melanjutkan S2 di ITB jurusan Astronomi. Saya memilih jurusan tersebut karena saya ingin bekerja di BMKG, saya sangat ingin bisa melihat peredaran alam semesta ini. Saya ingin belajar bagaimana cara memprediksi cuaca. Selain itu, saya juga berencana untuk mencoba membuka sebuah bimbel yang akan mendidik calon-calon penerus bangsa yang berprestasi di akademik maupun spiritual. Karena orang yang pintar saja, tanpa diimbangi dengan spiritual akan menjadi orang yang sombong.  Jadi, saya ingin membuka sebuah bimbel yang bukan hanya mengajar namun juga bisa mendidik. Selain itu, saya juga bercita-cita menjadi seorang dosen tepatnya dosen mata kuliah fisika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar